Mengatasi Rasa Candu Main Game Online

Candu Main Game Online dan Bagaimana Mengatasinya

Candu main game online memang sering terjadi pada anak, tak terkecuali pada Sobat Bintang. Ayah Bunda perlu memperhatikan dengan seksama, apakah perilaku bermain game online pada gawai mereka masih dalam tahap wajar atau sudah termasuk ke dalam tahap kecanduan.

Apabila Ayah Bunda masih bingung membedakan mana perilaku main game online yang masih tahap sehat dengan yang memprihatinkan. Berikut ini Bintang Kecil kasih beberapa tanda atau gejala kalau Sobat Bintang memang sudah candu dengan game online

  1. Lupa waktu dan sering begadang.
  2. Malas mengerjakan PR atau mungkin mengerjakan tapi ala kadarnya.
  3. Lebih sering menghabiskan waktu di depan gawai daripada bermain dengan temannya di dunia nyata.
  4. Lebih banyak membicarakan soal game saat bersama Ayah Bunda.
  5. Merasa stres apabila sehari tidak bermain game.
  6. Mulai mengeluh sakit punggung dan migrain.
  7. Mulai lupa makan, mandi, ibadah dan tidak fokus melakukan kegiatan lain, kecuali bermain game online.

Wah, ternyata 7 tanda tadi lumayan menyeramkan juga yah, karena sampai bikin kepala migrain dan punggung sakit. Tapi tahukah Ayah Bunda dengan terlalu sering menatap layar monitor selama berjam-jam juga bisa berbahaya lho untuk kesehatan mata Sobat Bintang.

Untuk itu perlu ada tindakan penanggulangan terhadap candu yang terjadi pada Sobat Bintang. Lakukan beberapa langkah-langkah dibawah ini sebagai tindakan penanggulangan dikala Sobat Bintang sudah mulai kecanduan bermain game online.

Baca Juga: https://www.popmama.com/big-kid/10-12-years-old/titania-febrianti/cara-menyembuhkan-anak-yang-kecanduan-game/10

1. Candu = Rasa Penasaran

Game online bisa memberikan efek candu pada anak
Rasa candu berawal dari rasa penasaran
Sumber: popmama.com

Langkah pertama yang bisa Ayah Bunda lakukan kepada Sobat Bintang adalah dengan memberikan pemahaman bahwa game online hanyalah sekedar permainan belaka dan tak perlu terlalu diseriusi. Terangkan kepada mereka bahwa dengan kalah permainan tidak berarti Sobat Bintang kalah di kehidupan nyata. 

Kalah bermain terkadang membuat Sobat Bintang murung seharian dan mencoba untuk mengulang permainan tersebut. Rasa penasaran inilah yang membuat Sobat Bintang menjadi candu dan melupakan kehidupan nyatanya. 

Baca Juga: http://bintangkecil.co/aplikasi-anak-yang-sobat-bintang-harus-coba/

2. Boleh Main Game Online, Asal Ada Batasnya

Boleh main game online tapi jangan seharian yah
Sumber: greatmind.id

Boleh saja jikalau Sobat Bintang ingin bermain game online, namun perlu bagi Ayah Bunda untuk memberikan batasan waktu bermain kepada mereka. Misalnya dengan membatasi jam bermain hanya selama 1 – 2 jam saja. 

Jika Sobat Bintang tantrum dan ngambek karena batas waktunya habis, disini Ayah Bunda perlu punya sikap tegas akan peraturan tersebut. Dengan begitu Sobat Bintang akan lebih mawas diri dan terhindar dari rasa candu. 

Baca Juga: http://bintangkecil.co/teman-dan-pertemanan-sehat-ala-bintang-kecil/

3. Berikan Perhatian Lebih 

Ayah Bunda harus sering-sering menghabiskan waktu bersama dengan Sobat Bintang yah
Sumber: kumparan.com

Perilaku Sobat Bintang yang keranjingan bermain game online terkadang tidak sepenuhnya bisa disalahkan. Bisa jadi mereka melakukan itu sebagai bentuk pelampiasan karena kurangnya perhatian dan kasih sayang dari Ayah Bunda. 

Jadi, Ayah Bunda juga perlu untuk intropeksi diri apakah selama ini kesibukan Ayah Bunda berdampak terhadap rasa candu Sobat Bintang terhadap game online. Jika iya, sepertinya Ayah Bunda harus lebih luangkan waktu lagi untuk bisa bermain bersama Sobat Bintang. 

Baca Juga: http://bintangkecil.co/dampak-kesibukan-orang-tua-terhadap-anak-ketahui-tipsnya/

4. Ajak Playdate
Bermain sama teman di dunia nyata itu penting
Sumber: jd.id

Bermain bersama dengan teman-teman di dunia nyata  bisa membantu mengurangi rasa candu Sobat Bintang akan game online. Dengan melakukan momen playdate ternyata bisa membantu keterampilan bersosialisasi dan berkomunikasi Sobat Bintang. 

Melakukan playdate juga perlu mendapatkan pendampingan dari Ayah Bunda. Karena bisa jadi saking serunya bermain, eh jadi lupa waktu terus lupa bobo siang deh.

Baca Juga: http://bintangkecil.co/teman-dan-pertemanan-sehat-ala-bintang-kecil/

5. Jadikan Game Online Sebagai Reward
Jadikan game online sebagai sarana untuk meningkatkan prestasi sekolah Sobat Bintang
Sumber: detik.com

Nah, yang satu itu bisa jadi cara bagi Ayah Bunda untuk bisa ningkatin prestasi Sobat Bintang tanpa harus menghilangkan kegemaran mereka. Coba jadikan waktu bermain game online sebagai hadiah ketika Sobat Bintang berhasil menyelesaikan suatu tugas atau mendapatkan prestasi di sekolah.

Misalnya, jika Sobat Bintang merengek ke Bunda untuk bisa main game online, Bunda harus mensyaratkan sesuatu untuk bisa mendapatkan hal itu, bisa dengan menyelesaikan makan sayur, selesai mengerjakan PR atau setelah mandi. Dengan begitu kehidupan sehari-hari dan prestasi sekolah Sobat Bintang tidak terganggu. 

Baca Juga: http://bintangkecil.co/bagaimana-mendidik-anak-agar-menjadi-anak-yang-kreatif-dengan-cara-yang-menyenangkan/

Berikut tadi adalah beberapa saran dan masukan yang bisa Ayah Bunda terapkan untuk mengatasi rasa candu Sobat Bintang akan game online. Kemudian ada satu saran lagi yang bisa Ayah Bunda lakukan untuk mengurangi kecanduan Sobat Bintang pada game online.

Caranya adalah dengan mengalihkan perhatian Sobat Bintang ke aplikasi-aplikasi anak yang edukatif, informatif dan nggak kalah menyenangkan. Salah satunya adalah dengan bermain aplikasi anak Bintang Kecil.

Di aplikasi anak Bintang Kecil, Sobat Bintang bisa banyak melakukan aktivitas seru, mulai dari karaoke lagu anak terbaik, bikin video emoji lucu, mewarnai dan masih banyak aktivitas seru lainnya. Yuk, download aplikasi anak Bintang Kecil di google play store atau di apple store kalian yah.

Segitu dulu artikel dari Bintang Kecil, semoga dengan artikel ini bisa membantu Ayah Bunda untuk mengatasi rasa candu Sobat Bintang akan game online. Sampai berjumpa lagi di artikel selanjutnya, Dadah!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *